KODIM 1303/BM GELAR RAPAT KOORDINASI, SINKRONISASI LTT PAJALE SE-KAB BOLMONG RAYA TAHUN 2017

photo_2017-10-24_15-16-04

B O L M O N G – Guna meningkatkan Upsus Swasembada Pangan Nasional serta meningkatkan produksi PAJALE tahun 2017 di Wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kodim 1303/BM bersama Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara menggelar Rapat Koordinasi, Sinkronisasi LTT Pajale Se-Kab Bolmong Raya tahun 2017 yang bertempat di aula Sisingamangaraja Makodim 1303/BM, Selasa(24/10).

Rapat Koordinasi, Sinkronisasi LTT Pajale ini bertujuan untuk pencocokan hasil akurasi antara Petani, Dinas Pertanian dan Babinsa sebagai pendamping di lapangan mencapai target produksi komoditas PAJALE serta untuk percepatan Swasembada pangan dan peningkatan produksi Padi, Jagung dan Kedelai khususnya di Wilayah Bolmong.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Letkol inf Sampang Sihotang (Dandim 1303/BM), DR Ir Hiasinya F J Motulo, MSI (Kepala BPTP-Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Prov Sulut), Mayor inf Lucky Sonny Maramis (Kasdim 1303/BM), Kepala seksi Statistik Produksi Bolmong Bapak Jusuf Towadi (Mewakili Kepala BPS – Badan Pusat Statistik Prov Sulut), Bapak Syahril ST (Ketua Tim Ketahanan Pangan Pusat wilayah Bolmong Raya), Para Kadis, Kabid, PPL, mantri tani Se-Kab Bolmong Raya, Seluruh Perwira Penghubung Kodim 1303/BM, Perwira Staf Kodim 1303/BM, dan seluruh Danramil jajaaran Kodim 1303/BM.

Dalam sambutannya Dandim 1303/BM Letkol Inf Sampang Sihotang mengucapkan selamat datang dan berterima kasih telah menyempatkan waktunya untuk menghadiri rapat koordinasi kali ini karena ini merupakan hal penting dalam pencocokan hasil antara petani, Dinas Pertanian, dan para Babinsa kami yang bertugas di lapangan.

Lebih lanjut Dandim 1303/BM menjelaskan “Kerja sama TNI mulai dari tahun 2015 sampai dengan 2017 terakhir adalah keberhasilan Upsus bisa dilihat hasilnya dan sudah cukup berhasil, dan untuk kelanjutan kedepan diharapkan bisa mengsinkronkan pelaporan data LTT agar didapat hasil yang konkrit serta mencari solusi dan mengedepankan pelaporan permintaan ke Pemerintah Pusat”, Ucap Dandim Bolmong.

Untuk itu, lanjut Dandim Bolmong, Strategi pertahanan pangan kedepan yaitu fokus pada pencapaian LTT guna yakinkan sergap ini aman, tingkatkan kinerja stake holder sergap mitra satker dan sergap langsung, PPL, Babinsa dan UPT menginventarisir Poktan dan Gapoktan dalam Desa yang siap panen selanjutnya berkoordinasi dengan BULOG. “Apabila hal ini dilakukan, maka target hasil panen PAJALE kedepan akan tercapai”, Tutup Dandim Bolmong.

photo_2017-10-24_15-12-29DR Ir Hiasinya F J Motulo, MSI dalam pemberian materi kepada para peserta yang hadir tentang bagaimana cara melaporkan data luas tambah tanam dari  penyuluh lanjut ke mantri tanam dan berjenjang ke kecamatan dan kabupaten, Data  target yang harus dicapai dan yang tertanam perbulan harus mencapai target 1,2 Hektar, Selisih data perkabupaten yang masuk ke BPS saat ini belum sinkron.

“Diharapkan setelah pertemuan dan rapat koordinasi kali ini bisa mendapatkan data yang kedepannya dari tingkat penyuluh sampai ke atas harus sinkron”, Harap Hiasinya.
photo_2017-10-24_15-12-59

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *